Selamatkan Hutan Hujan
Petisi online demi pelindungan hutan hujan
News
UNESCO jangan abaikan suku Maasai!
Di kawah Ngorongoro, suku Maasai menderita akibat penindasan. Kami telah menyerahkan petisi dengan 145.191 tanda tangan.
Menteri Kehutanan Tidak Mengakui Keberadaan Masyarakat Adat Papua
Menhut melepaskan setengah juta hektar hutan di Boven Digoel untuk deforestasil. Kini, lima anggota Masyarakat Adat Suku Wambon mengajukan gugatan.
Bom waktu limbah tambang Nikel beracun
Produksi nikel di Morowali menyebabkan limbah tambang beracun dan berbahaya. JATAM Sulteng menggugat Gubernur terkait pembiaran pelanggaran hukum.
Masyarakat dunia terguncang akibat kegagalan upaya melindungi alam
Hampir 4 tahun yang lalu, 196 negara menyepakati pencegahan kehancuran seluruh ekosistem hingga tahun 2030. Belum ada hasil nyata.
Orang utan Tapanuli tidak diperdulikan oleh korporasi dan bank
Di hutan habitat orang utan Tapanuli di Sumatra pasca siklon terus dibangun PLTA Batang Toru dan terus ditambang emas.
Pulih bersama - menabur harapan
8 bulan pasca bencana siklon; WALHI Sumatera Utara memberi laporan tentang pemulihan di Tapanuli. Berkat semua donatur dan Selamatkan Hutan Hujan!
Gugatan suku Marind terhadap pembangunan jalan yang melintasi hutan adat
Masyarakat adat Marind mengugat Bupati Merauke soal jalan PSN Merauke. Sejak agustus 2024 ratusan excavator Jhonlin Grup menggusur hutan adat
Sejarah kami dalam tulisan dan foto
Sejak 40 tahun berdirinya Selamatkan Hutan Hujan sudah banyak berlangsung. Kami telah mengumpulkan foto untuk memberikan penghargaan tonggak sejarah.
Proyek-proyek mitra kami di lapangan
Suku Maasai melindungi alam dengan stasiun radio
Alam di barat laut Tanzania luar biasa. Bagi Maasai berkah ini sekaligus juga kutukan. Sebuah stasiun radio ingin mendamaikannya.
Agro é Fogo: Hindari kebakaran hutan dan padamkan!
Jaringan Agro é Fogo membantu pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan di Brasil dan melakukan tekanan publik kepada pemerintah.
Membela hutan hujan dan rawa gambut di Nagan Raya, Ekosistem Leuser
Orangutan, harimau, badak dan gajah di Ekosistem Leuser terancam. APEL Green Aceh mengutamakan sistem perlindungan dari masyarakat adat.